Mahasiswa merupakan generasi emas untuk melakukan gerakan dan menyalurkan aspirasinya kepada pemerintah dan masyarakat luas. Mahasiswa memiliki kompetensi yang tinggi dalam berbgai hal. Kritis merupakan sifat tangguh yang dimiliki mahasiswa ketika menerima isu-isu tertentu. Bahkan tak jarang pertanyaan atau aspirasi yang mereka lakukan di luar jangkauan pikiran manusia lainnya. Kreativitas mahasiswa pun sangt baik karena mereka akdemisi yang memiliki dasar dasar pengetahuan. Namun apa yang terjadi jika kritis dan kreativitas mereka tidak diletakkan pada tempatnya. Mreka melakukan kritis-kritis pedas yang tak berdasar. Mereka hanya mengkritisi cover suatu isu, tidak melihat ke dalam. Hanya berani melakukan kritis di luar tanpa melakukan aksi yang lebih nyata, Anarkisme pun menjadi jalan mereka dalam menyalurkan aspirasi mereka. Kalau sudah begini apa mahasiswa dapat tetao disebut mahasiswa??? Atau kah mahasiwa dengan sifat anarkis yang merusak?????

Cerita Inspirasi (sendiri)

Cerita yang menginspirasi untuk bangga terhadap sesuatu yang kita miliki dan tekuni. Cerita ini terjadi ketika saya menduduki bangku SMA.

Bermula ketika saya ingin bersekolah di SMA saya waktu tahun 2007. Ketika itu saya ingin mendaftar di SMa yang menurut warga di daerah saya adalah SMA favorit dan sangat bagus. Oleh karena itu saya sangat berkeinginan untuk bersekolah disana. Rasa bangga pun muncul ketika saya bersekolah di sana. Waktu terus berjalan dalam saya menempuh sekolah di sana. saya menemukan berbagai ilmu serta seluk beluk lebih dalam mengenai sekolah saya. Namun semakin lama saya bersekolah disana, saya semakin menemukan kelemahan sekolah saya serta segala kekurangannya. Rasa benci terhadap sekolah saya pun muncul ketika itu. Saya semakin tidak kerasan sekolah disana dan ingin pindah sekolah.

Ketika naik ke tingkat dua, kesempatan menjadi seorang aktivis pun saya pergunakan. Saya mencalonkan diri sebagai keua OSIS dan saya pun menjadi ketua OSIS. Saya mempelajari berbgai ilmu keorganisasian. Saya menambah pengetahuan tentang sekolah saya yang terkadan saya anggap tidak baik. Namun ketika itu pula saya justru menjadi ingin memajukan almamater saya. Saya berpikir bahwa saya harus melakukan sesuatu untuk mengubahnya menjadi lebih baik, daripada harus menyalahkan dan tidak berbuat apa-apa.
Cerita ini meng-INSPIRASIKAN-kan saya untuk bangga terhadap almamater dan tetap berusaha untuk memberikannya sesuatu yang berharga dan tidak menyalahkna pihak mana pun. Lebih baik kita melkukan sesuatu untuk almamater daripada harus berkeluh kesah terhadapnya. Hal ini juga meng-INSPIRASI-kan saya untuk menekuni apa yang sedang saya lakukan. “Ketika Anda telah basah dan kotor oleh air, maka berenag dan menyelamlah Anda untuk meraih sesuatu di dalamnya”.

Cerita Inspirasi (orang lain)

Cerita orang lain yang juga dapat memberika INSPIRASI kepada saya untuk lebih semangat walaupun memiliki kekurangan.

Ketika awal saya berkuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB), saya merasa minder dan agak malu untuk berkreasi dan tidak berani mengemukakan pendapat saya. Namun saya mendengar cerita dari salah seorang dosen saya. Beliau menceritakan pengalamannya yang berawal dari seseorang yang berasal dari keluarga cukup (bisa dikatakan menengah ke bawah)

Beliau menceritakan pengalannya ketia di TPB bahwa beliau juga adalah seseorang yang pemalu dan sulit untuk berbicara di depan umum. Namun beliau bisa mengubah kekurangannya denga perlahan. Baliau memotivasi dirinya senfiri dengan kuat tanpa harus menunggu motivasi dari orang lain. Ketika beliau dewasa dan semakin lama beliau beradaptasi di IPB, beliau bisa menjadi lebih berprestasi, tidak pemalu, bahkan menjadi dosen yang sangat handal dalam berbicara di depan umum dalam acra apapun. Beliau bisa memberikan motivasi dengan semangat nada berbicaranya.

Cerita ini memberika INSPIRASI kepada saya untuk tetap bersemangat walaupun memiliki berbagai kekurangan yang ada.

Pelatihan ICT 20 July 2010